Posted by: Admin | February 23, 2011

Jenis Pertanyaan Test

Pada artikel yang saya tulis sebelumnya, Test Writing, saya membahas sejumlah kesulitan menulis test yang baik dan bagaimana membuat test yang lebih berguna dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya sekarang akan membahas testing dan elicitation dan khususnya beberapa jenis pertanyaan test serta fungsi, keuntungan dan kerugiannya.

Jenis test

  • Jenis kegiatan

– Pilihan Ganda

– Transformasi

– Mengisi bagian yang kosong

– Menjodohkan

– Cloze

– Benar/Salah

– Pertanyaan terbuka

– Memperbaiki kesalahan

  • Teknik yang lain

Jenis Test

Sebelum membuat sebuah test, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang ingin anda test dan apa tujuannya. Kita harus membuat perbedaan antara test kemahiran, test prestasi, test diagnostic dan tes prognostik.

– Test kemahiran adalah test yang mengukur kemampuan peserta dalam berbahasa secara keseluruhan. Test ini tidak berhubungan dengan materi pelajaran tertentu.

– Test prestasi mengukur pengetahuan siswa terhadap materi yang telah diajarkan.

– Test diagnostik menekankan pada poin kekuatan dan kelemahan yang mungkin dimiliki oleh siswa pada area-area tertentu.

– Test prognostic berusaha untuk memprediksi bagaimana prestasi siswa dalam suatu pelajaran.

Tentu saja masih terdapat sejumlah jenis test lainnya. Sangat penting untuk memilih teknik elicitation secara hati-hati ketika mempersiapkan salah satu dari test yang disebutkan diatas.

Jenis Tugas

Terdapat sejumlah teknik elicitation yang dapat digunakan ketika menulis sebuah tes. Dibawah ini adalah beberapa jenis tes yang sering dipakai beserta analisis kekuatan dan kelemahannya. Menggunakan jenis pertanyaan yang tepat pada waktu yang tepat sangatlah bermanfaat untuk melihat kemampuan siswa dengan jelas, namun kita juga harus sadar akan keterbatasan masing-masing test agar kita dapat menggunakannya secara tepat.

Pilihan Ganda

Memilih kata yang tepat untuk melengkapi kalimat

Cook is ________________today for being one of Britain’s most famous explorers.

a) recommended b) reminded c) recognised d) remembered

Pada jenis pertanyaan ini terdapat satu bagian kosong dan berbagai opsi yang harus dipilih. Keuntungan jenis pertanyaan seperti ini adalah mudah dinilai dan dapat mengurangi kemungkinan menebak jawaban karena terdapat banyak alternatif. Kerugiannya adalah dalam pembuatan test seperti ini yang memakan waktu. Tidak mudah membuat pertanyaan pilihan ganda yang efektif. Selain itu, siswa memerlukan waktu lama untuk memproses informasi yang ada, yang akhirnya akan berhubungan dengan masalah validitas ujian. Jika siswa yang berada di level rendah harus membaca banyak informasi yang rumit sebelum mereka dapat menjawab pertanyaan, hal ini berarti anda menguji keterampilan membaca, bukan pengetahuan leksikal mereka.

Pilihan ganda bisa digunakan untuk mengetes hal-hal seperti grammar, vocabulary, membaca, menyimak, dll. Tapi anda harus ingat bahwa siswa dapat saja menebak jawaban tanpa mengetahui jawaban yang sebenarnya.

Transformasi

Melengkapi kalimat kedua sehingga memiliki makna yang sama dengan kalimat pertama.

‘Do you know what the time is, John?’ asked Dave.

Dave asked John __________ (what) _______________ it was.

Pada test ini siswa harus menulis ulang sebuah kalimat berdasarkan instruksi atau kata kunci yang diberikan. Test seperti ini cukup mudah untuk dinilai, namun masalahnya, pertanyaan seperti ini tidak menguji pemahaman siswa. Siswa mungkin dapat dengan mudah menulis ulang kalimat berdasarkan formula. Namun, hal ini dapat diminimalisir dengan meminta siswa memparafrase makna keseluruhan kalimat seperti contoh diatas.

  • Tranformasi dianggap cukup efektif untuk mengetes grammar dan pemahaman pola kalimat. Test seperti ini sangat cocok untuk menguji keterampilan membaca dan menyimak.

Gap-filling

Melengkapi kalimat

Check the exchange ______________ to see how much your money is worth.

Siswa mengisi bagian yang kosong untuk melengkapi kalimat. Petunjuk dapat diberikan dalam bentuk akar kata yang harus dirubah atau huruf pertama dari kata yang dimaksud, dll. Test ini biasanya menguji pengetahuan grammar atau vocabulary. Test ini mudah untuk dinilai dan juga cukup mudah untuk dibuat. Namun guru harus memperhatikan bahwa dalam beberapa kasus, terdapat lebih dari satu kemungkinan jawaban.

  • Gap-fills dapat digunakan untuk menguji berbagai jenis area seperti vocabulary, grammar dan juga cukup efektif untuk mengetes kemampuan menyimak kata-kata tertentu.

Matching

Menjodohkan kata yang ada di bagian kanan dengan lawan katanya

fat old
young tall
dangerous thin
short safe

Dengan jenis pertanyaan seperti ini, siswa harus memasangkan kata yang ada di kolom pertama dengan kata yang ada di kolom kedua. Bagian yang dijodohkan dapat berupa kata dengan kata, kata dengan definisinya, bagian dari kalimat, kata dengan gambar, dll. Walaupun test ini mudah untuk dinilai, siswa dapat menjawab pertanyaan tanpa mengetahui makna kata tersebut, jika siswa sudah menjawab hampir semua pertanyaan, maka siswa dapat menebak jawaban dari kata yang tersisa. Untuk menghindarkan hal ini, sebaiknya disediakan lebih banyak pilihan kata daripada yang dibutuhkan.

Latihan menjodohkan seringnya digunakan untuk mengetest vocabulary

Cloze

Melengkapi teks dengan menambahkan satu kata pada setiap bagian kosong.

This is the kind _____ test where a word _____ omitted from a passage every so often. The candidate must _____ the gaps, usually the first two lines are without gaps.

Test seperti ini lebih terintegrasi karena siswa harus memproses komponen-komponen Bahasa secara berkesinambungan. Test ini juga telah terbukti sebagai indicator yang baik untuk mengetes kemampuan berbahasa secara menyeluruh. Guru harus hati-hati dengan kemungkinan jawaban yang lebih dari satu. Siswa pun perlu lebih banyak berlatih menghadapi jenis test seperti ini.

Cloze test dapat digunakan secara efektif untuk mengetes grammar, vocabulary, dan keterampilan membaca intensif

True/false

Menentukan apakah sebuah pernyataan benar atau salah.

England won the world cup in 1966. T/F

Dalam test ini siswa harus menentukan apakah sebuah pernyataan benar atau salah. Test seperti ini mudah untuk dinilai namun siswa dapat menjawab pertanyaan dengan benar hanya dengan menebak. Cara terbaik untuk menghindarkan hal ini adalah dengan memberikan pertanyaan dalam jumlah yang banyak.

  • Jenis pertanyaan seperti ini biasanya digunakan untuk mengetes pemahaman membaca dan menyimak.

Pertanyaan terbuka

Menjawab pertanyaan

Why did John steal the money?

Dalam test ini siswa harus menjawab pertanyaan sederhana setelah membaca atau menyimak atau sebagai bagian dari wawancara lisan. Test ini dapat digunakan untuk menguji berbagai area. Jika jawabannya open-ended akan lebih sulit untuk menilainya dan juga memakan waktu lama, selain itu akan melibatkan elemen subjektifitas dalam menentukan seberapa lengkap jawaban dari pertanyaan tersebut, namun test ini juga mungkin dapat dijadikan test yang akurat.

  • Jenis test seperti ini sangat berguna untuk mengetes ke-empat keterampilan berbahasa, namun kurang efektif untuk mengetes grammar dan vocabulary.

Error Correction

Mencari kesalahan didalam kalimat kemudian memperbaikinya.

Ipswich Town was the more better team on the night.

Kesalahan dalam kalimat atau paragraph harus diperbaiki. Kesalahan dapat berupa tambahan kata, kesalahan bentuk kata, kata yang hilang, dll. Salah satu masalah dengan bentuk test ini adalah beberapa kesalahan dapat diperbaiki dalam berbagai cara.

  • Error correction dapat digunakan untuk mengetest grammar dan vocabulary begitu juga membaca dan menyimak.

Teknik lainnya

Terdapat teknik lain dalam mengetest siswa seperti terjemahan, penulisan essai, dikte, menyusun kata atau frasa kedalam urutan yang benar  atau mengkonstruksi kalimat (he/go/school/yesterday)

Sangat disarankan untuk bertanya pada diri anda sendiri apa yang sebenarnya ingin anda test, teknik mana yang paling sesuai dengan tujuan ini dan juga pertimbangkan kelemahan dari masing-masing teknik. Kesadaran akan kelemahan masing-masing test akan membantu anda meminimalisir masalah dan menghasilkan test yang lebih efektif.

Bacaan lanjutan

Techniques in testing by Harold S Madsen: OUP

Richard Frost, British Council, Turkey

Source/sumber: http://www.teachingenglish.org.uk/think/articles/test-question-types

http://h2te.depdiknas.go.id/index.php/bahasa/227-jenis-pertanyaan-.html


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: